Pelatihan Manajemen Sanitasi Dapur Rumah Sakit

PENDAHULUAN

Keberadaan dapur di rumah Sakit sebagai penghasil limbah terbesar ke 2 setelah instalasi linen atau laundry, harus mendapatkan perhatian yang serius dari pihak manajemen. Pengelolaan bahan makanan dan makanan di dapur rumah sakit menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan para staf dan pasien di rumah sakit. Dapur yang salah kelola menyebabkan kontaminasi bakteri dan mikro organisme sehingga mendatangkan penyakit. Jangan sampai pasien yang dirawat di RS dengan penyakit A pulang dengan penyakit B,
Letupan penyakit oleh makanan disebabkan penyimpanan makanan tak benar, alat-alat tercemar (terkontaminasi air kotor, hewan, dan debu), serta kontaminasi silang peralatan memasak.

Mikroorganisme dapat tumbuh dan berkembang cepat pada dapur lembab, peralatan yang disimpan belum kering, bahan makanan yang tak dibersihkan dengan benar, serta bak cuci piring dan spons pencuci yang kotor. Spons harus diganti berkala dan tak direndam air agar tak menjadi sarang mikroorganisme. Manajemen pengelolaan makanan sangat penting dalam penyembuhan penyakit. Salah satunya menjaga kebersihan alat makan. Alat makan yang tak dicuci bersih menyebabkan bibit penyakit berkembang biak dan mencemari makanan yang disajikan. Peralatan yang digunakan harus kering.
Contoh mikroorganisme yang bisa berkembang di permukaan basah di antaranya Pseudomonas, Staphylococcus, dan Escherichia coli. Bakteri ini bisa mengganggu pencernaan, seperti muntah, nyeri, dan diare.

Demikian kompleksnya permasalahan yang harus dihadapi para pengelola instalasi gizi di rumah sakit, guna memenuhi standar kesehatan lingkungan Rumah sakit. Untuk  merealisasikan hal tersebut dibutuhkan sinergisitas antar departemen yang terdapat di rumah sakit. Karna pada akhirnya kepuasan pasien harus diwujudkan dengan komitmen bersama untuk mengoptimalisasikan kinerja organisasi secara keseluruhan.

TUJUAN

  1. Memberikan pengetahuan yang mendasar dalam pengelolaan dapur di rumah sakit
  2. Memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran dan fungsi sanitarian di dalam penanganan limbah di dapur rumah sakit.
  3. Memberikan gambaran yang jelas mengenai hubungan antara kebersihan dapur rumah sakit dengan kepuasan pasien.

MATERI

  1. Konsep kepuasan pelanggan di Rumah Sakit
  2. Upaya Peningkatan Kinerja Organisasional Rumah Sakit
  3. Pemantauan kualitas kimiawi dan biologi dalam Pemantauan Hgyine Makanan
  4. Pemantauan instalasi, sarana dan prasarana dapur
  5. Proses Aerob dan Unairob serta Material Saftey Data (MSD)

PESERTA

  1. Kepala/Staf Dapur Rumah Sakit
  2. Kepala/Staf Instalasi Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit
  3. Anggota Tim Pemantauan Pengendalian Inveksi (PPI) Rumah Sakit

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN
Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

No Bulan Opsi Tanggal Pelatihan Opsi Tempat Pelatihan
1 Januari 8-10 Januari 2018  Hotel MM UGM Yogyakarta
Hotel LPP Garden Yogyakarta
Hotel LPP Convention
Fame Hotel Batam
Ibis Kuta Bali
2 Februari 15-17 Februari 2018
3 Maret 19-21 Maret 2018
4 April 26-28 April 2018
5 Mei 21-23 Mei 2018
6 Juni 7-9 Juni 2018
7 Juli 16-18 Juli 2018
8 Agustus 23-25 Agustus 2018
9 September 17-19 September 2018
10 Oktober 18-20 Oktober 2018
11 November 12-14 November 2018
12 Desember 20-22 Desember 2018

 

BIAYA KEGIATAN
Rp. 6.000.000,- /peserta * Non Residensial
Biaya tersebut belum termasuk penginapan selama kegiatan berlangsung
Fasilitas : Lunch,Coffe break 2 kali sehari, sertifikat, CD Materi dan seminar kit (Tas exclusive, Materi, Block Note, bullpoint, dll)
Kegiatan akan dilaksanakan dengan jumlah peserta minimal 5 orang

jenis training

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *