Training Medical Office Administration

Pittsburgh_Technical_Institute-Coding

PENDAHULUAN

Kantor adalah setiap tempat yang biasanya dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan tata usaha atau pekerjaan tulis menulis. Manajemen perkantoran adalah pengarahan menyeluruh terhadap aktivitas-aktivitas ketatausahaan dari sebuah kantor untuk mencapai tujuan dengan cara yang sehemat-hematnya ( seefisien mungkin). Pengelolaan kantor yang baik dan modern (sesuai tuntutan zaman) akan berdampak pada efisiensi dan efektivitas Instansi Pemerintah maupun perusahaan secara keseluruhan, karena kantor merupakan pusat sistem administrasi. Maka dari itu, personil yang terlibat dalam kegiatan kantor harus memiliki pengetahuan yang memadai dan terbaru mengenai administrasi perkantoran. Pengetahuan tersebut diantaranya adalah tentang pengelolaan informasi (pengumpulan, pencatatan, penggandaan, pendistribusian, serta penyimpan data dan informasi) dan pelayanan tata usaha. Pelatihan ini dirancang agar personil yang berhubungan dengan pekerjaan di atas mampu meningkatkan profesionalitas kerja guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan globalisasi yang penuh dengan tuntutan.

Seorang administrator harus memiliki kemampuan dalam bidang pekerjaan yang berkaitan dengan administrasi dalam konteks pelatihan ini adalah admisistrator yang dikhususkan bagi Rumah Sakit baik operasional maupun administrasi secara mandiri, memiliki ketrampilan manajerial, professional, berinisiatif, dan penuh daya kreasi

TUJUAN TRAINING

  1. Memahami paradigma baru dalam manajemen perkantoran, prinsip-prinsip dan cara-cara mengelola aktivitas administrasi perkantoran yang baik dengan memanfaatkan teknologi informasi, khususnya di lingkungan rumah sakit
  2. Memahami cara-cara mengelola waktu yang efektif dalam melakukan aktivitas administrasi perkantoran, khususnya di lingkungan rumah sakit

MATERI

  1. Introduction
  2. Arti dan pentingnya administrasi
  3. Managemen ruang kantor
  4. Komunikasi dalam kantor
  5. Alat Bantu administrasi perkantoran
  6. Tata kerja, produser kerja dan system kerja
  7. Kepemipinan dalam kantor
  8. Public Health Problems and administration

PESERTA TRAINING

  1. Manager/Staf Unit/Instalasi di rumah sakit
  2. Manager/Staf bagian umum rumah sakit

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN
Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN 

Angkatan II : Kamis – Sabtu, 24-26 Maret 2016
Angkatan III : Senin – Rabu, 11-13 April 2016
Angkatan IV : Kamis – Sabtu, 12-14 Mei 2016

Tempat Pelaksanaan 
1. LPP Garden Hotel Yogyakarta, Jl. Perumnas No 1 Depok Caturtunggal, Sleman
2. LPP Convention Hotel Yogyakarta, Jl. Demangan Baru No. 8 Yogyakarta
3. Hotel Puri Artha Yogyakarta, Jl. Cendrawasih No. 36 Yogyakarta

Biaya Kegiatan
Biaya kegiatan ini Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah)* Non Residensial
Biaya tersebut tidak termasuk biaya penginapan selama kegiatan
Fasilitas yang didapatkan : Materi Soft copy dan hard copy, Flash disk, Dokumentasi,Souvenir,Seminar Kit,Coffe Break dan Makan siang selama kegiatan.

Kegiatan akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

jenis-training-1024x77

Share Button

Training Ergonomic Problems and Injuries

ergonomic_corporate_wellness_ontario

PENDAHULUAN

Ergonomi adalah aturan/tatacara dalam bekerja. Ergonomi yaitu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan dengansegalaaspekdanruanglingkupnya. Secara singkat dapat dikatakan bahwa ergonomi ialah penyesuaian tugas pekerjaan dengan kondisi tubuh manusia ialah untuk menurunkan stress yang akan dihadapi.Upayanya antara lain berupa menyesuaikan ukuran tempat kerja dengan dimensi tubuh agar tidak melelahkan, pengaturan suhu, cahaya dan kelembaban bertujuan agar sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia. Tujuan ergonomi adalah bagaimana mengatur kerja agar tenaga kerja dapat melakukan pekerjaannya dengan rasa aman, selamat, efisien, efektif dan produktif, disamping juga rasa nyaman serta terhindar dari bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja.

ILO (International Labor Organization) menyatakan bahwa  gangguan otot rangka dan lainnya yang diakibatkan oleh faktor ergonomic, merupakan penyakit utama yang mengganggu produktifitas pekerja. Demikian pula dalam hal biaya kesehatan, sebagian besar dihabiskan oleh pengobatan dari penyakit yang disebabkan oleh faktor ergonomis ini. Dilain pihak, penyelesaian permasalahan yang dikaibatkan oleh faktor ergonomis ini tidaklah sesederhana yang diperkirakan. Secara teknis, kerjasama berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah ini diperlukan, dengan melibatkan para ahli dalam hal teknik dan pemahaman akan keterbatasan fisik manusia.

Secara organisasi, diperlukan suatu  team khusus untuk mengatasi permasalahan ini sebagai bentuk komitmen manajemen. Partisipasi aktif pekerja tidaklah dapat diabaikan dalam mensukseskan usaha pencegahan ganggguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor ergonomis ini

TUJUAN

Selesai mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta :

  1. Peserta diharapkan mampu dan memahami faktor apa saja yang dapat mengganggu kesehatan dalam bekerja dengan alat kerja.
  2. Peserta diharapkan mampu dan dapat berpartisipasi dalam melakukan assessment, mengontrol dan mencegah permasalahan Ergonomic problems dan injuries.

 

MATERI

  1. Introduction to Industrial Ergonomics.
  2. Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSD)
  3. Ergonomic Principles and Risk Factors : Manual Handling, Office
  4. Ergonomics Assessment : Brief Survey, dst.
  5. Ergonomics Solution.
  6. Ergonomics Visualization
  7. Ergonomics Policy

PESERTA

  1. Manajer HRD dan Manajer lainnya,
  2. Penanggung jawab HSE
  3. Dokter / Paramedik di Perusahaan,
  4. General Services,Purchasing, dan Siapa saja yang berminat

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN
Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN 
Angkatan I : Senin – Rabu, 22-24 Februari 2016
Angkatan II : Kamis – Sabtu, 24-26 Maret 2016
Angkatan III : Senin – Rabu, 11-13 April 2016
Angkatan IV : Kamis – Sabtu, 12-14 Mei 2016

Tempat Pelaksanaan 
1. LPP Garden Hotel Yogyakarta, Jl. Perumnas No 1 Depok Caturtunggal, Sleman
2. LPP Convention Hotel Yogyakarta, Jl. Demangan Baru No. 8 Yogyakarta
3. Hotel Puri Artha Yogyakarta, Jl. Cendrawasih No. 36 Yogyakarta

Biaya Kegiatan
Biaya kegiatan ini Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah)* Non Residensial
Biaya tersebut tidak termasuk biaya penginapan selama kegiatan
Fasilitas yang didapatkan : Materi Soft copy dan hard copy, Flash disk, Dokumentasi,Souvenir,Seminar Kit,Coffe Break dan Makan siang selama kegiatan.

Kegiatan akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

jenis-training-1024x77

Share Button

Training Pengenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit

Portrait of a doctor with two of her co-workers talking with a patient in the background

PENGANTAR

Akreditasi bagi Rumah Sakit merupakan kewajiban, amanah Undang-Undang, sebagaimana ketentuan tentang kewajiban Rumah Sakit untuk mengikuti akreditasi yang tercantum dalam Undang – Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Tidak ada alasan bagi Rumah Sakit untuk tidak mengikuti program akreditasi.

Training Pengenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit oleh TCI akan membantu anda dalam memahami apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dan siapkan apabila sebuah rumah sakit ingin mengajukan diri untuk di akreditasi oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit. Akreditasi disini yang dimaksud adalah pengakuan pemerintah bahwa sebuah rumah sakit telah memenuhi standar mutu yang telah ditentukan oleh KARS. Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), sejak tahun 1995 telah menetapkan adanya tiga jenjang kelengkapan akreditasi mulai dari 5 (lima) pelayanan, 12 (dua belas) pelayanan, dan 16 (enam belas) pelayanan. Setiap rumah sakit dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kekuatannya sendiri. Setelah disurvei, rumah sakit dapat saja lulus penuh, lulus bersyarat, atau tidak lulus. Akreditasi model ini berbasis kepada performa unit kerja. Diharapkan dengan integrasi unit-unit kerja yang masing-masing memenuhi standar, performa rumah sakit dapat meningkat dan memenuhi standar yang ditetapkan KARS.

Akreditasi Rumah Sakit, selanjutnya disebut Akreditasi, adalah pengakuan terhadap Rumah Sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara Akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri, setelah dinilai bahwa Rumah Sakit itu memenuhi Standar Pelayanan Rumah Sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit secara berkesinambungan.

TUJUAN

  1. Mampu memfasilitasi RS dalam membuat perencanaan perbaikan strategis, mengelola program akreditasi dan memahami kaitan akreditasi RS dengan target MDG’s tahun 2015
  2. Dapat membantu rumah sakit dalam mempersiapkan akreditasi rumah sakit dan monitoring paska survei.

MATERI

Materi yang akan disampaikan dalam Training Penngenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit ini adalah materi yang berkaitan dengan buku JCI yang terbaru (Edisi 4 Tahun 2011).

PESERTA
Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit, Dokter, Perawat, Bidan, HRD Rumah Sakit dan semua pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak dalam proses akreditasi rumah sakit.

PEMATERI / INSTRUKTUR DAN METODE PELAKSANAAN
Tim Pemateri / Instruktur atau Narasumber yang kami ikut libatkan terdiri dari para Akademisi, Praktisi, Consultant  yang berkompeten dibidangnya dengan Metode Presentasi, Diskusi, Bedah Kasus dan Simulasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN 
Angkatan I : Senin – Rabu, 22-24 Februari 2016
Angkatan II : Kamis – Sabtu, 24-26 Maret 2016
Angkatan III : Senin – Rabu, 11-13 April 2016
Angkatan IV : Kamis – Sabtu, 12-14 Mei 2016

Tempat Pelaksanaan 
1. LPP Garden Hotel Yogyakarta, Jl. Perumnas No 1 Depok Caturtunggal, Sleman
2. LPP Convention Hotel Yogyakarta, Jl. Demangan Baru No. 8 Yogyakarta
3. Hotel Puri Artha Yogyakarta, Jl. Cendrawasih No. 36 Yogyakarta

Biaya Kegiatan
Biaya kegiatan ini Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah)* Non Residensial
Biaya tersebut tidak termasuk biaya penginapan selama kegiatan
Fasilitas yang didapatkan : Materi Soft copy dan hard copy, Flash disk, Dokumentasi,Souvenir,Seminar Kit,Coffe Break dan Makan siang selama kegiatan.

Kegiatan akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

jenis-training-1024x77

Share Button